Selasa, 20 Desember 2016


KANKER SERVIKS DAPAT DISEMBUHKAN DENGAN BEBERAPA TANAMAN HERBAL INI

Berbagai  alternatif pengobatan kanker serviks di negara berkembang seperti Indonesia cukup beragam mulai dari terapi di pusat pengobatan herbal, mengkonsumsi obat-obatan tradisional sampai penanganan serius dari dokter.

Kanker  mulut rahim serviks adalah penyakit pembunuh wanita nomor satu di Indonesia dengan angka penderita paling tinggi didunia. Data  ini dapat didapatkan dari Yayasan Kanker Indonesia dan WHO (World Health Organization). Fenomena  ini adalah hal yang tidak tabuh lagi di mata para ahli.
Mengetahui  kurangnya pengetahuan penyuluhan serta pendidikan perihal kanker serviks yang sangat jarang dilakukan di Indonesia ini mengakibatkan selalu meningkatnya penderita kanker serviks dari tahun ke tahun di Indonesia. Melihat  begitu banyak kasus kematian wanita akibat kanker rahim, para ahli dan para ilmuan semakin rajin membuat penelitian untuk menyembuhkan atau setidaknya meringankan pertumbuhan sel yang abnormal ini.

Mereka  juga menyiapkan bahwa penyebab kanker serviks tidak semata-mata karena virus papiloma yang menyerang imunitas melainkan ada pemicu lain seperti bahan pengawet, penyedap rasa dan pewarna buatan pada makanan, Wanita  perokok aktif juga rentan terhadap kanker serviks.
Pengobatan  kanker serviks ditujukan untuk memberantas sel kanker meskipun teknologi pengobatan semakin canggih Banyak orang khususnya di Indonesia yang lebih tertarik Pada pengobatan tradisional. Beragam  iklan sering ditayangkan di televisi bahkan ada beberapa channel yang secara khusus membahas pusat pengobatan herbal berlabel tertentu.
Adapun tanaman ataupun ramuan yang mungkin salah satu obat tradisional kanker serviks yang ditemukan oleh nenek moyang kita dari turun-temurun sebagai berikut :
1.      Tanaman  sarang semut papua. Di  penghujung timur negara Indonesia terdapat pulau yang memiliki banyak tanaman herbal yang mampu menumpas kanker tumor dan penyakit berat diantaranya sarang semut. Di  dalam tanaman sarang semut terdapat kandungan antioksidan dan antikanker yang bertugas untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker serviks menghambat siklus pembelahan sel dan meningkatkan imunitas.  Anda bisa membuat air rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari selama beberapa bulan hingga mendengar kabar baik dari dokter setelah melakukan check up.
2.      Kunyit Putih. Kunyit  putih mempunyai nama latin curcuma zedoaria mempunyai banyak khasiat penyembuhan penyakit seperti keputihan, nyeri haid, kanker, tumor, penurun demam, peluruh keringat, batuk berdarah, keracunan makanan, pereda bau mulut, sakit gigi, gangguan pencernaan dan masuk angin. Ada  tiga jenis kandungan aktif di dalam kunyit putih yang diketahui dari hasil penelitian di Amerika yang dilakukan oleh pakar Farmasi ataupun kesehatan. Ketiga  kandungan aktif pada kunyit tersebut dapat menyembuhkan kanker, tumor, maag, ambeien, peradangan, amandel, nyeri Haid, jerawat, bisul, darah tinggi, serangan jantung, stroke, asam urat, penurun kolesterol. menggunakan  kunyit putih sebaiknya dikombinasikan dengan tanaman obat lain guna mengurangi efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan satu jenis tanaman sebelum membuat air rebusan kunyit putih. Anda harus meminta resep dari pakar yang sudah lama menguasai bidang pengobatan herbal agar tidak timbul dampak yang tidak anda inginkan hanya karena kecerobohan diri sendiri.
3.      Daun Sirsak. Siapkan  3 lembar daun sirsak muda. Cara  pembuatan : rebus daun sirsak 20 menit, kemudian saring air dan minum selagi hangat atau dingin. Selain  mengobati kanker serviks daun sirsak juga mempunyai manfaat kesehatan lain, sehat daun sirsak mempunyai kemampuan dalam menangani penyakit ekstrim rematik asam urat, hipertensi, nyeri sendi, saat dipakai bergerak pembunuh cacing parasit dan mengempeskan bisul.
4.      Tanaman Keladi Tikus. Keladi  tikus tergolong ke dalam tanaman jenis talas yang di beberapa daerah mendapat istilah rodent Tuber tanaman obat yang berkhasiat mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kandungan  yang tersedia di dalam keladi tikus juga sama seperti kunyit. Berikut  ini resep obat kanker serviks dari tanaman keladi tikus : rendam 50 gram tanaman keladi tikus selama setengah jam, Setelah itu gosok perlahan hingga tidak ditempeli kotoran, bubuhkan sampai halus, peras dengan penyaring berupa kain bersih, tambahkan setengah sendok madu hutan pada air perasan, aduk sampai rata, minum air perasan tiga kali sehari. Catatan : obat yang sudah dibuat harus segera di minum air perasan tidak boleh disimpan untuk dikonsumsi lain waktu.
5.      Daun Belimbing. Sebetulnya  bukan hanya daun belimbing yang digunakan beberapa jenis daun dan sayuran lain juga dikombinasikan agar hasilnya lebih maksimal dalam mengobati kanker serviks. Berikut  ini resepnya : siapkan setengah genggam daun belimbing, setengah lembar daun pepaya muda, setengah genggam daun cermai muda, setengah genggam daun bayam merah, wortel seukuran dua jari dan satu sendok makan madu. Cuci  semua bahan, masukan dalam wadah, tuang setengah gelas air matang pada wadah, dan giling semua hingga halus, saring air dan tambahkan sesendok madu, minum obat ini 1 kali sehari sebanyak 1 gelas.
6.      Tapak Dara. Tanaman  bernama ilmiah catharanthus roseus mempunyai senyawa khusus bernama vinkristin dan vinblastin yang berhasiat membasmi sel kanker. Pemakaian  harus dicampur dengan buah Adas, kulit kayu pulasari dan gula merah yang selanjutnya dilakukan proses perebusan dalam 3 gelas air, setelah mendidih air rebusan harus disaring terlebih dahulu, sebelum diminum untuk menyingkirkan bahan dan serbuk atau Partikel kecil yang dikhawatirkan menyangkut pada saluran pencernaan Karena  tidak dapat di olah tubuh. Anda  bisa meminum ramuan herbal ini tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.

Cara  penyembuhan kanker serviks diatas lebih fokus pada jenis pengobatan tradisional karena mengetahui bahwa indonesia adalah negeri yang kaya akan sejarah, budaya dan juga culture yang begitu kental. Mungkin obat ini juga didapat dari nenek moyang kita yang diwariskan pada anak cucunya hingga sampai pada generasi modern seperti sekarang.

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts